Dikira Sudah Meninggal, Nenek 76 Tahun Pulang ke Jember setelah 34 Tahun Merantau di Malaysia
Meski bahagia bisa kembali berkumpul dengan keluarga, Babun pulang tanpa membawa uang. Dia mengaku menjadi korban penipuan tekong atau perantara yang mengurus keberangkatannya untuk bekerja.
Pendamping sosial, Faturohman, membenarkan kepulangan Nenek Babun setelah dideportasi dari Malaysia. Menurutnya, Nenek Babun nekat merantau karena tekanan ekonomi dan harus menghidupi 12 anaknya.
“Kronologi awal, keluarga itu dulu punya tanggungan 12 anak sekarang tinggal 6. Sehingga Mbah Babun ini nekat ke luar Jawa setelah itu ke Malaysia,” ujarnya.
Faturohman menjelaskan, Nenek Babun berangkat tanpa menempuh prosedur resmi. Keterbatasan pendidikan dan kemampuan membaca serta menulis membuatnya semakin rentan selama berada di Malaysia.
“Karena beliau tidak sekolah, jadi tidak bisa baca tulis sehingga di Malaysia kondisinya tidak resmi dan serba ketakutan. Katanya di sana tiga kali ditangkap imigrasi dan kerja serabutan,” katanya.