Duet Nasionalis-Santri Bisa Menangkan PDIP di Pilwali Surabaya
Lalu, siapa duet nasionalis-santri yang dimaksud? Angga tidak menyebut nama. Namun, bisa jadi sosok yang dimaksud Whisnu Sakti Buana-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.
Sebab, di bursa Pilwali Surabaya 2020, satu-satunya kandidat dari kalangan santri alias orang pesantren hanya Gus Hans. Sedangkan Whisnu disebut-sebut yang akan mendapat rekomendasi dari DPP PDIP untuk posisi calon wali kota.
Angga menambahkan, yang dibutuhkan saat ini yakni kolaborasi bersama, saling pengertian, saling pemahaman satu sama lain. Maka politiknya harus sinergi dalam kondisi krisis. Sebab, harus menyesuaikan dengan keadaan new normal.
Bagi Angga, new normal itu solidaritas, saling pengertian, bersama-sama, gotong royong untuk saling bantu membantu menghadapi krisis, dan politik harus menyesuaikan.
“Menyesuaikannya apa? Ya merangkul seluruh aliran politik kebudayaan, terutama yang eksisting di Surabaya. Jadi lebih ke arah solidarity maker, dan solidarity maker itu terbangun ketika aliran sungai nasionalis dan santri bertemu,” ujarnya.
Editor: Ihya Ulumuddin