Emak-Emak Demo Protes Harga Sembako Mahal di DPRD Malang, Pukul Panci hingga Wajan
"Saya pernah antri beras di zaman Presiden Soekarno. Jadi saat ini kita seperti mendulang memori untuk antre beras, kalau zaman dulu orang ngantreberas itu, memang betul-betul kelaparan, kumuh-kumuh," ucap Rahayu Ningsih di depan Kantor DPRD Kota Malang.
Tapi saat ini yang antre beras bahkan dari seluruh golongan. Artinya kondisi kesusahan rakyat saat ini lebih merata dengan kemiskinan di mana-mana.
"Kemudian mereka sangat-sangat memelas kondisinya, tapi saat ini yang antre beras justru ibu-ibunya sudah modis-modis. Kemudian ada juga yang betul-betul melas, jadi sekarang ini memang kemiskinan betul-betul merata," ucap perempuan berusia 74 tahun tersebut.
Di sisi lain, aktivis perempuan Agung Sintha mengaku prihatin dengan kondisi bangsa saat ini yang hukum, aturan dan harga pasaran dimainkan sedemikian rupa. Tapi efeknya tidak bisa dinikmati masyarakat, salah satunya dari petani yang tetap susah dan tak untung dengan kenaikan harga beras.
"Sekarang bagaimana, harga-harga beras naik tapi petani tidak merasakan dampak kenaikan harganya," ujar Agung Sintha.