Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Ungkap Penyebab Suhu Dingin Ekstrem di Bromo hingga Picu Embun Upas 
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Bediding Landa Sampang, Suhu Malam Hari Jadi Dingin di Musim Kemarau

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:37:00 WIB
Fenomena Bediding Landa Sampang, Suhu Malam Hari Jadi Dingin di Musim Kemarau
Ilustrasi fenomena bediding melanda Sampang di musim kemarau. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id - Fenomena suhu dingin atau bediding yang terjadi pada musim kemarau diperkirakan masih akan berlangsung hingga September 2025. Warga Kabupaten Sampang dan sekitarnya diimbau untuk tetap menjaga kesehatan, terutama pada malam hingga dini hari saat suhu udara menurun signifikan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut suhu udara dingin ini akan lebih terasa di dataran tinggi dan wilayah jauh dari garis pantai. Namun efeknya kini juga mulai terasa di daerah rendah seperti Sampang.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Candra Rhomadani Amin menjelaskan fenomena bediding bukan cuaca ekstrem ataupun bencana, melainkan kondisi yang umum terjadi saat kemarau.

“Angin timur dari Australia turut mendorong penurunan suhu, terutama di wilayah selatan ekuator,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Menurut Candra, sejumlah faktor pemicu bediding antara lain minimnya tutupan awan, kelembapan udara yang rendah dan embusan angin dingin dari Australia yang bersifat kering.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut