Gadis asal Surabaya Hilang 3 Pekan Sempat Curhat Sering Dimarahi Ayah Tiri
Wati mengatakan, saat pergi dari rumah ayah tirinya, MF diketahui membawa sepeda motor dan dititipkan ke rumah temannya. “Dia saat itu bawa motor, terus dititipkan ke rumah temannya. Awalnya sih, dia tidur di rumah temannya dua hari. Terus pindah lagi ke teman satunya. Mungkin ya yang ketempatan risih,” ujarnya.
Terkait apakah cucunya jadi korban trafficking atau penculikan, Watu mengaku tidak tahu. Yang jelas, cucunya diketahui hilang atau pergi dari rumah tanpa pamit sejak tiga pekan lalu. “Saya tidak tahu persis, cucu saya diculik atau bagaimana,” katanya.
Wati mengaku pihak keluarga sebelumnya sudah melaporkan ke polisi terkait hilangnya MF selama tiga pekan. “Ya, sudah lapor polisi. Tadi, dapat telepon orang Probolinggi katanya cucu saya ditemukan. Alhamdulillah,” katanya.
Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Nanang Fendi menjelaskan, petugas mendapat laporan penemuan gadis di pinggir jalan. “Setelah itu, anggota kami menjemput korban di lokasi kejadian dan kita mintai keterangan,” katanya.
Dia mengaku tidak tahu persis apakah ada bekas tanda kekerasan seksual di tubuh korban atau tidak. “Yang pasti saat kita periksa korban sedikit dalam kondisi setengah sadar. Kemudian korban kita serahkan ke keluarga dengan didampingi anggota Polsek Gubeng,” katanya.
Penemuan gadis asal Gubeng, Surabaya itu sempat viral di media sosial Facebook. Dalam postingan tersebut, MF ditemukan dalam kondisi setengah sadar. MF mengaku dirinya dibonceng seseorang kemudian ditinggal begitu saja di pinggir jalan.
Setelah koordinasi dengan sesama grup di Facebook, ada keluarga yang memposting kehilangan MF. Setelah ada kecocokan kemudian korban diserahkan ke polisi.
Editor: Kastolani Marzuki