Endang merasa kaget dengan kejadian tersebut karena dia sebagai tetangga tidak tahu kejadian tersebut. “Kaget saya, tetangganya tidak tahu apa-apa,” katanya.
Menurutnya, baik pelaku maupun istrinya merupakan warga yang baik dan sering terlibat kegiatan kampung.
Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rizky Santoso mengatakan awalnya istri pelaku bercerita jika dia sudah disetubuhi korban sebanyak dua kali. Maka dari itu, pelaku sangat marah kepada korban.
“Yang pertama ga cerita, yang kedua cerita, dan yang ketiga, karena diindikasi korban akan kembali memperkosa, akhirnya pelaku pulang ke rumah dan ketahuan,” katanya.
Rizky mengatakan untuk motif pembunuhan masih didalami. Namun dia menegaskan, pelaku sudah mengantisipasi adanya percobaan pemerkosaan yang ketiga kalinya, sehingga terjadi pembunuhan.
“Korban sudah dalam posisi akan menyetubuhi, baju sudah dilepas, tapi celana belum, namun sudah kepergok pelaku dan terjadilah pembunuhan,” katanya.
Guna kepentingan penyelidikan, mayat korban dilarikan ke Rumah Sakit dr Mohamad Saleh, Probolinggo untuk dilakukan visum. Rumah pelaku juga dipasang garis polisi agar memudahkan penyelidikan. Barang bukti berupa motor milik korban diamankan polisi sebagai barang bukti.
Editor: Umaya Khusniah