Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Brondong Lamongan, Kerugian Capai Rp1,6 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Ini Penyebab Terbakarnya KMP Labitra Adinda III di Selat Bali

Kamis, 17 Mei 2018 - 22:57:00 WIB
Ini Penyebab Terbakarnya KMP Labitra Adinda III di Selat Bali
KMP Labitra Adinda III terbakar hebat di Selat Bali. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

BANYUWANGI, iNews.id – Penyebab terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Labitra Adinda III di Selat Bali tepatnya di lintas penyeberangan Ketapang, Banyuwangi-Gilimanuk, Bali, Kamis (17/5/2018) sore, diduga akibat hubungan pendek arus listrik.

Hal itu diungkapkan Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman di sela-sela proses evakuai penumpang kapal. Namun, dia menegaskan hal itu baru dugaan sementara karena kepastiannya masih menunggu penyelidikan petugas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Donny memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena baik penumpang maupun kru kapal termasuk anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi kapal lain. “Ya, dugaan sementara ada korsleting listrik di bagian mesin kapal. Ini masih diselidiki tim KNKT,” ucapnya.

Kapolres mengaku mendapat laporan peristiwa terbakarnya kapal itu dari pihak ASDP Ketapang Banyuwangi. Setelah mendapat kabar tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim SAR dan TNI untuk bersama-sama mengevakuasi penumpang. "Semua penumpang berhasil kita evakuasi. Jadi tidak ada korban jiwa maupun luka. Hanya 13 mobil masih berada di dalam kapal," ungkapnya.


Sementara itu, upaya evakuasi muatan kapal ferry nahas ini hingga malam ini masih terkendala kondisi cuaca di Selat Bali yang cukup buruk. Selain ombak besar, tiupan angin di lokasi kejadian juga cukup kencang. Hal itu menyulitkan tim evakuasi menarik kapal tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut