Jadi Calon Tunggal, Risma Berpeluang Jabat Presiden UCLG Aspac
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ternyata sudah memiliki pandangan UCLG Aspac ke depan. Dia ingin memperkuat kearifan budaya lokal untuk membangun kota, terutama ketahanan kota atau daerah terhadap ancaman bencana. “Saya pernah melihat di Phuket, Thailand. Di sana warga menanam cemara udang sehingga selamat dari tsunami,” ujarnya.
Wali Kota Risma menambahkan, banyak kota yang sekarang ini dalam kondisi kritis akibat dampak pemanasan global. “Dengan kearifan budaya lokal, kota bisa melakukan penguatan pembangunan untuk menekan biaya,” katanya.
Sementara Secretary General UCLG Aspac Bernadia Irawati Tjandradewi mengungkapkan, penyelenggaraan kongres di Surabaya sangat diapresiasi oleh para anggota seiring dengan meningkatnya jumlah peserta kongres. “Kami menargetkan jumlah peserta 800 orang, tapi sekarang sudah mencapai 1.200 orang yang melakukan registrasi,” kata Bernadia.
Bernadia menambahkan, kongres tahun ini bertema menciptakan inovasi, kota ramah anak, dan pembangunan yang berkelanjutan. Dia juga mengakui kalau banyak kota di dunia yang masih belum menerapkan sustainable city atau kota berkelanjutan, namun banyak juga kota yang menuju kondisi itu.
“Isu goal menjadi smart city dalam pembangunan kota yang berkelanjutan dengan kearifan budaya lokal akan menjadi bahan yang menarik dalam pembahasan kongres nantinya,” tuturnya.
Editor: Maria Christina