Jalan Tertimbun Lahar Semeru, Anak-Anak di Lumajang Terpakasa Seberangi Sungai demi Sekolah
"Tujuannya mau ke tukang sayur belanja, jadi haru menyeberang," ucap Ayun, salah satu warga yang ingin membeli kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut berdampak terhadap sekitar 135 kepala keluarga yang tinggal di Dusun Sumberlangsep. Mobilitas warga semakin sulit ketika debit aliran lahar Sungai Regoyo meningkat.
Sementara itu, alat berat mulai dikerahkan untuk membersihkan tumpukan material banjir lahar yang menutup akses menuju dusun tersebut.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang segera membangun jembatan gantung sebagai akses penghubung. Dengan demikian, aktivitas pendidikan dan mobilitas masyarakat dapat kembali normal tanpa harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi aliran lahar.
Editor: Kurnia Illahi