Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Karnaval Sound Horeg di Jember Berujung Tawuran Remaja, Dipicu Mabuk Miras
Advertisement . Scroll to see content

Karnaval Sound Horeg di Jember Ricuh, Penonton Babak Belur Dikeroyok

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02:00 WIB
Karnaval Sound Horeg di Jember Ricuh, Penonton Babak Belur Dikeroyok
Festival sound horeg di Kabupaten Jember ricuh. Seorang penonton babak belur dikeroyok penonton lain. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

JEMBER, iNews.id – Gelaran karnaval yang menampilkan puluhan sound horeg beserta penari latar di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diwarnai aksi keributan antar-penonton. Seorang pria menjadi korban pengeroyokan sejumlah penonton lain hingga videonya viral di media sosial.

Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat kerumunan massa mendadak histeris saat sejumlah penonton mengerumuni seorang pria yang diduga memicu keonaran.

Diduga akibat salah paham, beberapa orang lantas melayangkan pukulan bertubi-tubi ke tubuh korban di tengah kerumunan warga.

Aksi pengeroyokan tersebut baru berhenti setelah beberapa penonton lain dan warga sekitar turun tangan melerai pengeroyokan tersebut.

Meski sempat diselimuti ketegangan, parade karnaval sound horeg yang dihadiri ribuan warga tersebut tetap dilanjutkan hingga selesai.

Kapolsek Umbulsari, AKP Setyo Budhi, membenarkan adanya insiden pengeroyokan di tengah kemeriahan acara karnaval tersebut. Dia menyayangkan terjadinya keributan yang mencederai kegiatan hiburan masyarakat tersebut. 

"Kami mengimbau dan berharap masyarakat dapat senantiasa menjaga ketertiban umum serta tidak mudah terpancing emosi saat menyaksikan kegiatan karnaval maupun hiburan rakyat lainnya," ujar AKP Setyo Budhi, Selasa (13/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut