Kasus Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Periksa Pengelola SPPG Kalitengah
SIDOARJO, iNews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat menghentikan sementara seluruh operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026). Langkah tegas ini diambil sehari pasca kasus keracunan massal paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam.
Penghentian operasional dilakukan hingga seluruh rangkaian proses investigasi mendalam terkait penyebab pasti pencemaran makanan selesai dilakukan.
Tim BGN Jawa Timur bekerja sama dengan BGN Pusat mendatangi langsung bangunan SPPG yang berada di tepi Jalan Raya Tanggulangin-Sidoarjo tersebut pada Rabu siang. Proses pemeriksaan internal terhadap manajemen dan puluhan karyawan dapur produksi dilakukan secara tertutup dan dijaga ketat oleh aparat keamanan.
Bupati Sidoarjo H Subandi bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing serta dinas kesehatan terkait turut memantau langsung jalannya investigasi di lokasi.
"Kami telah melaporkan insiden ini secara berjenjang ke pimpinan pusat. Keputusannya, operasional SPPG Kalitengah dihentikan penuh sementara waktu sampai investigasi tuntas," ujar Wakil Ketua Koordinator Regional BGN Jatim, Teguh Bayu, Rabu (2/9/2026).
Bupati Sidoarjo, H Subandi, membeberkan pembaruan data korban yang hingga Rabu siang telah mencapai 216 santri. Dari total korban tersebut, sebanyak 88 santri masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara sisanya telah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.
"Hingga saat ini tercatat ada 216 korban. 88 santri masih dirawat inap di beberapa rumah sakit dansisanya sudah pulih serta melakukan rawat jalan," kata Bupati Subandi.