Kecelakaan Maut Dump Truk Tabrak Gran Max di Tuban, 1 Tewas 3 Luka-Luka
TUBAN, iNews.id – Kecelakaan maut melibatkan dump truk dan minibus Daihatsu Gran Max terjadi di jalur pantura Tuban–Rembang, tepatnya di Desa Jatiklabang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026).
Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan tiga luka- luka. Korban tewas yakni, sopir Gran Max setelah sempat terjepit di balik kemudi. Ketiga korban luka dievakuasi ke RSUD Ali Mansyur Jatirogo untuk mendapat perawatan medis. Ketiganya yakni, Kanti Erni (37) mengalami luka-luka dan syok berat, Muhammad Hadi Joyokusumo (14):dan Ahmad Abdul Jaya (9 tahun): Mengalami luka ringan. Sementara itu, pengemudi dump truck, Abdul Rozak, selamat tanpa mengalami luka serius.
"Pengemudi Gran Max mengalami luka parah di TKP dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," kata kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, Sabtu (27/6/2026).
Rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik evakuasi korban yang berlangsung dramatis dan diwarnai rintihan pilu minta tolong kini viral di media sosial.
Kerasnya benturan membuat moncong depan mobil Gran Max bernomor polisi S 1876 GB hancur tak berbentuk. Tubuh sang sopir, Kudiyono (42), warga Desa Kedungmakam, Jatirogo, terjepit hebat di ruang kemudi yang merangsek ke dalam.
Dalam video ponsel warga yang beredar luas, terdengar jelas suara lirih korban yang menahan sakit luar biasa sambil meminta bantuan kepada warga sekitar. Petugas kepolisian bersama warga harus berkejaran dengan waktu menggunakan alat seadanya untuk merenggangkan bodi mobil yang menjepit tubuh korban.
Setelah berhasil dievakuasi dalam kondisi luka berat, korban langsung dilarikan ke RSUD Ali Mansyur Jatirogo. Namun nahas, akibat luka dalam yang terlalu parah, nyawa Kudiyono tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Berdasarkan hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta keterangan para saksi mata, petaka ini bermula saat mobil Gran Max yang membawa satu keluarga tersebut melaju dari arah timur menuju ke barat.