Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dipukul Oknum TNI gegara Tegur Anaknya
"Kronologi kejadian karena kesalahpahaman. Jadi setiap pagi pihak sekolah kan cek kedisplinan siswa, salah satunya anak pelaku. Nah, anak ini menangis namun belum jelas karena apa. Lalu pelaku (orang tua anak) datang ke sekolah melakukan pemukulan," ujarnya, Minggu (18/10/2026).
Sebelum menempuh jalur hukum, kedua pihak sempat menjalani mediasi di balai desa. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga korban memutuskan melaporkan peristiwa itu melalui jalur hukum militer.
"Kami datang ke Denpon melaporkan untuk penyelesaian masalah ini," ucap Nur Afid.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan bahwa pihak kepolisian membantu korban mendatangi kantor Subdenpom TNI Lamongan untuk membuat laporan.
“Sebagai bentuk pelayanan kami ketika masyarakat meminta bantuan, jadi kami ikut membantu mengantar korban membuat laporan ke Kantor Subdenpom TNI Lamongan,” ujar Hamzaid.