Kisah Nenek Aromi asal Gresik Positif Covid-19 karena Makan Mi Instan saat Sahur
Sejak itu, Aromi tidak diperbolehkan langsung pulang. Dia harus opname sambil menunggu tes swab. “Setelah genap 13 hari di rumah sakit, ternyata hasil swabnya positif,” ucapnya.
Selama berada di rumah sakit, Aromi mengaku tiap hari tidak pernah berhenti mengonsumsi obat dari dokter.
Setelah menjalani perawatan selama 37 hari, ada kabar baik. Dia dinyatakan negatif Covid-19 setelah dua kali dilakukan swab.
"Ibu Aromi dijemput oleh keluarganya," ujar Kapala Desa Sekapuk, Abdul Halim.
Kades perintis wisata Setigi itu mengaku bingung dengan penanganan kasus Covid-19 di Gresik. Bagaimana tidak, seorang warganya hanya periksa kesehatan lantaran sakit perut.
"Karena sebelumnya habis makan mie instan. Katanya infeksi kantung kemi," ungkap Abdul Halim.
Entah kenapa, setelah dirujuk ke rumah sakit akhirnya dinyatakan terkonfirmasi virus corona. Seluruh keluarganya dilakukan rapid tes dan isolasi mendiri. "Saya kurang tau, mungkin kena saat perjalanan ke Rumah Sakit atau gimana," katanya.
Meski demikian, di bersyukur nenek Aromi sudah kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarganya.
"Kami tetap sarankan untuk berjemur agar selalu meningkatkan imun. Kondisnya sekarang alhamdulillah sehat," ucapnya.
Editor: Kastolani Marzuki