Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Pendaki Hilang di Gunung Piramid Ditemukan Tewas dalam Jurang 60 Meter di Punggung Naga
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi 2 Pendaki Gunung Piramid Ditemukan Tewas dalam Jurang 60 Meter

Selasa, 04 Agustus 2026 - 19:51:00 WIB
Kronologi 2 Pendaki Gunung Piramid Ditemukan Tewas dalam Jurang 60 Meter
Tim SAR gabungan menemukan dua pendaki Gunung Piramid dalam kondisi tewas dalam jurang di Kabupaten Bondowoso, Selasa (4/8/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BONDOWOSO, iNews.idTim SAR gabungan menemukan dua pendakiGunung Piramid yang sempat dilaporkan hilang. Keduanya ditemukan tewas dalam jurang sekitar 60 meter dari kawasan puncak, Selasa (4/8/2026).

Saat ini, tim SAR gabungan telah turun menuju titik penemuan untuk melakukan penanganan awal. Jenazah kedua korban telah dibungkus, tetapi belum dapat diangkat dari jurang. Namun, proses evakuasi jenazah akan dilanjutkan pada Rabu (5/8/2026) karena kondisi medan tidak memungkinkan.

“Saat ditemukan jarak keduanya sekitar 5 meter. Kami sudah turun ke TKP korban dan lakukan pembungkusan, namun karena situasi tak memungkinkan di lokasi, evakuasi akan dilakukan besok hari,” kata Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo.

Kedua pendaki itu sebelumnya sempat dilaporkan hilang usai mendaki gunung di Kabupaten Bondowoso pada Minggu (2/8/2026). 

Kedua korban yakni Maliya Finda (51), warga Wonokromo, Surabaya, dan seorang pemandu lokal bernama Erfan (35), warga Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Kapolres mengatakan, kedua korban ditemukan sekitar pukul 12.13 WIB di bawah kawasan yang dikenal sebagai Punggung Naga.

“Untuk dua orang yang hilang saat mendaki Gunung Piramid telah ditemukan tadi siang di sekitar bawah punggung naga pada kedalaman 60 meter. Dua pendaki tersebut dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya, Selasa (4/8/2026)

Kedua korban ditemukan berdekatan dalam posisi tertelungkup dan tersangkut di ranting pohon. Jarak antara jenazah Maliya dan Erfan diperkirakan sekitar 5 meter.

Sejumlah personel SAR akan bermalam di kawasan Gunung Piramid. Langkah tersebut dilakukan agar proses evakuasi dapat segera dimulai ketika kondisi cuaca dan medan memungkinkan.

Tim juga menemukan sejumlah barang milik korban di sekitar lokasi, seperti tas dan sepatu. Barang tersebut diamankan untuk melengkapi proses identifikasi dan penyelidikan.

Maliya dan Erfan dilaporkan memulai pendakian pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum mendaki, mereka menitipkan sepeda motor Yamaha NMax berwarna merah bernomor polisi P 2938 ES di rumah warga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut