Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 12 Amalan Bulan Muharram Sesuai Sunnah, Dari Penghapus Dosa hingga Dipanjangkan Umur
Advertisement . Scroll to see content

Memperingati Hari Besar Islam Bid'ah? Begini Penjelasan Kiai Misbah

Senin, 24 Agustus 2020 - 06:28:00 WIB
Memperingati Hari Besar Islam Bid'ah? Begini Penjelasan Kiai Misbah
Pakar Aswaja KH Misbahul Munir. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Penceramah utama di Program Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah (Kiswah) yang disiarkan iNews itu juga menjelaskan cara berpikir kelompok tersebut. Apa pun yang tidak dilakukan oleh Nabi harus ditinggalkan. Karena mereka memiliki prinsip Laukana khairon, Andaikan ini baik niscaya orang-orang dulu terlebih dahulu dan Nabi akan terlebih dahulu.

“Ini merembet ke banyak hal. Misalnya, kalau maulid nabi baik, niscaya nabi akan maulidan dulu. Kalau memang peringatan peringatan, maka nabi akan melakukan peringatan terlebih dahulu. Dan seterusnya. Hanya menggunakan rumus yang tidak dilakukan Nabi ya harus ditanggapi, ”ucapnya.

Berkatalah orang kafir kepada orang yang beriman: Andaikan baik, Islam itu baik, Agama nabi Muhammad baik, niscaya orang kami yang terdahulu tidak akan meninggalkan, akan melakukan terlebih dahulu.

“Itu ucapan orang kafir kok dipakai kaidah sama wahabi. Ini kan aneh, katanya ikut orang salaf kok ikut orang kafir,” ucapnya.

Berbeda dengan kalangan Aswaja, menurut Kiai Misbah yang harus ditanggapi adalah apa yang dilarang oleh Nabi. Rasulullah SAW ramah, keramahan saya melarang kepada kamu sekalian tentang sesuatu, tinggalkan. Kalau saya memerintahkan kepada kamu, kerjakan sebisanya. Dan ini yang diikuti oleh Islam ahlus sunnah waljamaah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut