Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lamongan Gempar! Ayah Pukul Anak Kandung Pakai Tabung LPG saat Tidur hingga Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Motif Sakit Hati soal Warisan, Ayah Bunuh Anak Kandung di Lamongan

Senin, 26 Januari 2026 - 13:01:00 WIB
Motif Sakit Hati soal Warisan, Ayah Bunuh Anak Kandung di Lamongan
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman beri keterangan kasus ayah aniaya anak hingga tewas di Lamongan. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban. Saat pulang dari pasar, saksi melihat korban dalam posisi tertidur di kursi ruang tengah dengan kepala tertutup bantal.

Namun setelah diperiksa, korban ternyata sudah tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah. Kejadian itu langsung dilaporkan kepada warga dan pihak kepolisian.

Seusai melakukan aksinya, tersangka sempat berganti pakaian lalu melarikan diri menggunakan motor. Warga yang curiga akhirnya mengamankan pelaku di depan Kantor Kecamatan Sukodadi sebelum diserahkan ke polisi.

Menurut Kapolres, tersangka keluar rumah dalam keadaan tenang dan tidak menunjukkan kepanikan. Pelaku juga mengakui telah memukul korban sebanyak lima kali menggunakan tabung gas LPG. Bahkan hingga kini pelaku belum menunjukkan penyesalan.

Terkait isu gangguan kejiwaan yang sempat beredar, polisi menegaskan hasil penyelidikan menunjukkan pelaku dalam kondisi sadar dan normal saat melakukan penganiayaan. Dari tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tabung LPG 3 kilogram, bantal serta pakaian milik korban dan pelaku.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 44 Ayat 3 Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pelaku terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut