Penjelasan BMKG terkait Gempa Pacitan M5,1 yang Terasa hingga Yogyakarta
Gempa juga dirasakan di Cilacap, Trenggalek dan Purworejo dalam skala intensitas I-II MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Namun, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga Kamis sore, hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
BMKG kembali merekomendasikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
Selanjutnya, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa. Pastikan pula tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” kata Rahmat Triyono.
Editor: Maria Christina