Pernikahan Panembahan Senopati dengan Retna Dumilah Berbuah Perang Pati dengan Mataram
Dia akhirnya memberikan tombak tanpa batangnya kepada Patradita. Selepas Patradita, Adipati Demak yang bernama Mas Sori menghadap ke Panembahan Senapati.
Dia melaporkan sejumlah wilayah seperti Warung, Blora, Grobogan dan Jipang, telah tunduk pada Pati. Di sisi lain, Adipati Pragola I yang kian mendapat angin telah menyatakan membangkang terhadap Mataram.
Melihat situasi tersebut, Panembahan Senapati memerintahkan pasukan Mataram untuk menghadapi pasukan Pati. Sementara pasukan Pati dipimpin Adipati Pragola dan melibatkan para tamtama, seperti Mangunjaya, Arya Sindurraja, Rajamanggala, Sawunggaling, Tohpati, Binorong dan Surengpati. Selanjutnya ada Pecatanda, Kanduruhan dan Wilatikta bergerak menuju Mataram.
Mendengar Adipati Pragola beserta pasukannya datang, Mataram pun bersiap. Panembahan Senapati memutuskan Adipati Anom Mataram atau Raden Mas Jolang sebagai panglima perang.
Selanjutnya, pasukan Mataram di bawah komando Adipati Anom Mataram berangkat menghadapi pasukan Pati. Mereka membangun kemah dan kekuatan di Prambanan. Pertarungan pasukan Mataram dan Pati pun tak dapat dihindari.