Ratusan Korban Longsor-Banjir Pacitan Terserang Diare dan ISPA
Petugas medis Puskesmas Kebon Agung, Denis mengakui banyak warga yang terserang diare dan ISPA akibat buruknya sanitasi dan kurangnya air bersih.
“Selama di pengungsian, para pengungsi mengalami diare dan ISPA. Hal ini terjadi karena terbatasnya air bersih dan sanitasi yang kurang layak,” ucapnya.
Kurangnya air bersih itu terjadi pada hari pertama dan kedua setelah kejadian longsor dan banjir karena semua akses menuju desa tertutup total. Bantuan seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan baru mulai berdatangan empat hari setelah bencana.
“Untuk obat-obatan baru datang kemarin. Saat ini, yang paling diperlukan adalah kebutuhan makanan untuk balita dan bayi,” kata Ketua Pelaksana Pos Polindes, Sriyati.
Editor: Kastolani Marzuki