Sempat Transit di Singapura, Jemaah Umrah Jatim Kembali ke Bandara Juanda
“Namun saat tiba di Singapura sekitar pukul 13.00 WIB, kami disambut pihak maskapai sana (Singapura) bahwa kita tidak bisa diterbangkan ke Jeddah sana karena ada larangan dari pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan seluruh kunjungan umrah ke negara itu,” katanya.
Hal sama diungkapkan calon Jemaah umrah lainnya, Asep. Dia mengaku kecewa karena gagal berangkat ke Tanah Suci.
“Ya, begitu kami sampai di Singapura, ternyata ada petugas bandara sana, katanya ada berita tidak bisa berangkat ke sana karena ada virus korona. Tadi berangkat jam 10an,” katanya.
Dia mengaku ada puluhan calon jemaah umrah yang akhirnya menunggu di Bandara Changi Singapura sekitar dua jam dan kemudian balik ke Bandara Juanda Surabaya menggunakan pesawat Silk Air dengan biaya dari biro perjalanan travel umrah.
Pengurus biro perjalanan travel umrah, Andi mengatakan, kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara seluruh kunjungan umrah terlalu mendadak.
Menurut dia, kebijakan tersebut sangat merugikan Jemaah umrah dan biro perjalanan. “Ini musibah, bencana bagi jamaah dan travel penyelenggara umrah. Kami menyesalkan dengan kebijakan ini. Menurut kami, pemerintah Arab Saudi terlalu awal dan terlalu membesar-besarkan, apalagi di sana belum ada kasus (virus korona) di Indonesia juga belum ada kasus,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki