Solusi Masalah Fertilitas, Program Bayi Tabung di Indonesia Kini Makin Diminati
SURABAYA, iNews.id - Program bayi tabung kini makin diminati para pasangan suami istri yang memiliki masalah fertilitas. Program IVF ini dipilih karena dinilai paling solutif di tengah kebingungan para pasangan untuk mendapatkan keturunan.
Berdasarkan data Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri), total siklus program bayi tabung di Indonesia pada 2020 mencapai lebih dari 8.300 siklus. Jumlah itu memang mengalami penurunan dibanding 2019 yang mencapai hampir 12.000 siklus.
"Namun jika dibandingkan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, jumlah siklus bayi tabung di Indonesia jauh lebih besar," kata President Director Morula IVF Indonesia dr Ivan Rizal Sini, di sela seminar awam "An event of Hope and Passionate Journey" sebagai rangkaian acara hari jadi ke-9 Morula IVF Surabaya, di salah satu hotel, Minggu (28/11/2021).
Tingginya minat bayi tabung di Indonesia, kata dia, berbanding lurus dengan potensi jumlah penduduk di Indonesia yang saat ini mencapai 273 juta jiwa. Dari total penduduk Indonesia, kasus infertilitas atau keadaan kurang subur berkisar antara 11 hingga 12 persen dari populasi pasangan usia produktif.
Dokter Spesialis Obgyn Morula IVF Surabaya, Benediktus Arifin mengatakan, pertumbuhan permintaan solusi fertilitas juga meningkat di Surabaya dan Jatim. Dia mencontohkan, dalam satu tahun pihaknya melayani sekitar 800 program bayi tabung. Karena itu, pihaknya akan membuka tiga klinik baru di Surabaya.