Dia menambahkan, di sekitar TKP tidak ditemukan ada tanda-tanda serangan fisik. Polisi kemudian mengevakuasi jenazah yang kondisinya sudah membusuk ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Kediri dan rencananya akan diautopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematiannya.
"Kondisi mayat sudah berwarna hitam membusuk. Kematiannya diperkirakan lebih dari dua hari," ucapnya.
Diketahui, sebelumnya seorang ibu rumah tangga bernama Endang Widyawati (42), warga Dusun/Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kediri ditemukan tewas bersimbah darah dalam rumahnya, Senin (27/5/2019).
Pada tubuh korban ditemukan terdapat tiga luka sayatan. Jasadnya pertama kali ditemukan saudaranya yang sengaja datang ke rumah korban. Saat itu, mereka sempat bertemu dengan suaminya AZ yang terlihat tergesa-gesa keluar rumah menggendarai sepeda motor.
AZ kemudian menyampaikan jika pintu rumah dikunci semua. Kedua saksi berkeliling rumah dan ternyata melihat ada sepeda motor yang biasa digunakan korban diparkir dalam garasi. Secara spontan, mereka memanggil korban dari luar rumah namun tidak ada tanggapan.
Karena curiga, mereka dibantu warga sekitar sepakat masuk rumah secara paksa dengan mencongkel pintu jendela menggunakan alat seadanya. Saat terbuka, mereka melihat korban sudah tergeletak di lantai kamar bersimbah darah dengan luka di bagian leher.
Editor: Donald Karouw