Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sumur Bor di Sampang Semburkan Gas dan Api, BPBD Pasang Pengamanan
Advertisement . Scroll to see content

Suara Gemuruh di Lahan Tembakau Sampang Masih Misterius, Tim ESDM Turun Tangan

Rabu, 02 September 2026 - 16:00:00 WIB
Suara Gemuruh di Lahan Tembakau Sampang Masih Misterius, Tim ESDM Turun Tangan
Tim ESDM dan BPBD Sampang mendeteksi suara gemuruh dari dalam tanah di lahan tembakau milik warga di Kabupaten Sampang. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id – Warga Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dihebohkan dengan munculnya suara gemuruh disertai percikan air yang terdengar dari bawah permukaan lahan tembakau milik warga.

Menanggapi fenomena unik dan meresahkan tersebut, tim gabungan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Sampang mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan teknis pada Rabu (2/9/2026). 

Di lokasi kejadian, tim ahli ESDM Jatim langsung memasang dan mengoperasikan peralatan pemindai geolistrik. Alat ini digunakan untuk mendeteksi struktur, kedalaman, serta karakteristik batuan dan rongga di bawah permukaan tanah guna memperoleh data ilmiah yang akurat. 

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengidentifikasi apakah fenomena gemuruh tersebut dipicu oleh aliran air tanah dangkal, tekanan gas alami, atau struktur rongga geologi tertentu.

"Kami turunkan tim untuk melakukan pengecekan geolistrik guna mengetahui kondisi di bawah permukaan tanah. Data dari alat ini nantinya akan dianalisis secara mendalam sebagai bahan kajian ilmiah," ujar Penelaah Teknis Kebijakan ESDM Provinsi Jatim, Gabriel, Rabu (2/9/2026). 

Meski saat ini suara gemuruh dari dalam tanah tersebut sudah tidak lagi terdengar, pihak berwenang belum menarik kesimpulan apakah kantong di bawah lahan mengandung gas alam atau sekadar saluran air bawah tanah. 

Tim ahli menyampaikan bahwa proses pengolahan dan analisis data geolistrik memerlukan waktu hingga satu minggu ke depan sebelum hasil resmi diumumkan kepada publik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut