Tradisi Tabuh Panci Warnai Pencarian Bocah Hilang di Jember, Berakhir Pilu
JEMBER, iNews.id - Bocah perempuan 11 tahun ditemukan tewas setelah hilang selama dua hari di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Korban bernama Silvia Ramadani ditemukan hanyut di saluran tersier yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumahnya.
Peristiwa tersebut menyelimuti Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, dengan duka. Sebelum korban ditemukan, keluarga dan warga telah melakukan pencarian dengan berbagai cara.
Silvia sebelumnya diketahui bermain seorang diri di sekitar area persawahan dan saluran air. Keluarga mulai cemas setelah anak perempuan tersebut tidak kunjung pulang hingga malam hari.
Warga kemudian menyusuri sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir korban terlihat. Pencarian dilakukan di sekitar persawahan, aliran air, dan wilayah desa.
Selain pencarian secara langsung, warga menggunakan cara tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Mereka menabuh peralatan rumah tangga sambil berkeliling desa.
Sejumlah barang yang digunakan antara lain panci, wajan, tampah, dan peralatan lainnya. Cara tersebut dilakukan dengan harapan korban yang hilang segera ditemukan.
Sebagian masyarakat setempat mempercayai tradisi itu sebagai salah satu ikhtiar untuk mencari orang yang diduga tersesat atau disembunyikan makhluk halus.
Camat Semboro Fauzi mengatakan, cara tradisional tersebut merupakan bagian dari keyakinan lama yang masih dijalankan sebagian masyarakat ketika mencari orang hilang.
“Terkait berbagai cara dilakukan termasuk cara tradisional. Ini keyakinan kuno yang dianggap masyarakat sana, sudah tradisi saat mencari orang hilang. Dikaitkan dengan keyakinan ada makhlus halus agar melepaskan anak itu dari cengkereman mereka,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Namun, upaya pencarian yang berlangsung selama dua hari tersebut berakhir dengan kabar duka. Sejumlah warga akhirnya menemukan jasad Silvia di saluran tersier.
Korban ditemukan terbawa arus sekitar tiga kilometer dari kediamannya. Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada aparat kepolisian.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi jasad korban. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
Kanit Reskrim Polsek Semboro Aipda Yayang Pangestu mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Ditemukan mayat anak perempuan yang sejak Minggu hilang. Setelah dicek, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jasad Silvia dimakamkan oleh pihak keluarga. Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang sebelumnya ikut melakukan pencarian.
Editor: Donald Karouw