Tanpa disadari, kepala korban yang keluar dari ranjang permainan langsung terjepit pada tiang besi penyangga. Korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dengan kondisi luka dan leher patah. Namun, nyawa korban tidak dapat lagi diselamatkan.
Kapolsek Kapongan AKP Pramana mengatakan, pascakejadian, penyidik telah memanggil beberapa saksi baik panitia maupun penjaga permainan bianglala tersebut. Sejauh ini, Polsek Kapongan belum bisa menetapkan tersangka karena masih dalam proses penyidikan.
“Sementara dari pengelola sedang kami periksa, saksi-saksi warga yang mengetahui peristiwa itu. Jadi, untuk memastikan tersangkanya masih dalam proses. Pihak keluarga sementara ini juga kemungkinan tidak menuntut permasalahan ini, tapi untuk kepastiannya kami belum tahu karena belum ada pernyataan,” kata Praman, Kamis (28/11/2019).
Pramana mengatakan, pihak pengelola pasar malam juga sudah mendatangi keluarga korban setelah insiden itu. Mereka membantu biaya pengobatan dan pemakaman korban.
“Mulai tadi malam, pihak pengelola pasar malam sudah mendekat ke keluarga korban dan kami dampingi ke sana. Jadi mereka sudah membantu pengobatan, penguburan, serta pengadaan gula dan beras, untuk acara selamatan,” katanya.
Editor: Maria Christina