Unik! Drag Layang-Layang di Tulungagung, Adu Cepat Turunkan Layangan
"Kita sistemnya drag. Jadi cepat-cepatan menurunkan layangan dan dipegang segitiga layangannya enggak boleh sampai jatuh ke tanah," ujar Yusuf di lokasi.
Salah seorang peserta asal Blitar, Udin mengaku membawa lima layangan untuk mengikuti perlombaan. Menurutnya, keberhasilan dalam drag layang-layang tidak hanya bergantung pada kemampuan joki membaca arah angin, tetapi juga dipengaruhi kualitas bahan dan kekuatan rangka layangan.
"Kesulitannya dalam menurunkan layangan dari faktor angin dan kondisi bahan layangan yang dipilih," kata Udin.
Menurutnya, rangka yang lebih kaku membuat layangan lebih stabil saat ditarik sehingga meningkatkan peluang tim meraih kemenangan.
Lomba drag layang-layang ini telah tiga kali diselenggarakan oleh pemuda Desa Sumberingin Kulon. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan menjadi ajang untuk melestarikan permainan tradisional yang masih digemari berbagai kalangan usia.
Editor: Kurnia Illahi