Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Kasatpol PP Sultra Baku Hantam dengan Anggota, Dipicu Lomba HUT RI
Advertisement . Scroll to see content

Viral Wanita di Sampang Dikeroyok Emak-Emak, Tubuh dan Alat Vital Dilumuri Cabai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:30:00 WIB
Viral Wanita di Sampang Dikeroyok Emak-Emak, Tubuh dan Alat Vital Dilumuri Cabai
Korban pengeroyokan emak-emak yang viral di media sosial mendatangi Polres Sampang untuk melaporkan para pelaku. (Foto: iNews TV/FATHORRAHMAN)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id - Rekaman video seorang wanita dikeroyok sejumlah emak-emak di sebuah klinik kesehatan viral di media sosial. Lokasi kejadiannya di Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Dalam video yang beredar, terlihat korban berinisial MR (29) tak berdaya saat dikeroyok sejumlah perempuan. Beberapa pelaku menarik dan menjambak rambut korban dalam posisi terduduk di lantai.

Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan rumah tangga. Korban diduga dituding sebagai perempuan yang merebut suami salah satu pelaku atau yang biasa disebut pelakor.

Aksi pengeroyokan tersebut berlangsung brutal. Tidak hanya mendapat kekerasan, namun tubuh korban juga dilumuri cabai setelah nyaris ditelanjangi.

Keributan akhirnya berhenti setelah sejumlah warga datang ke lokasi dan berusaha melerai. Korban kemudian dievakuasi anggota Polsek Ketapang dan dibawa menggunakan mobil patroli ke Polres Sampang untuk membuat laporan.

Kasat Reskrim Polres Sampang Iptu Nur Fajri Alim membenarkan adanya perempuan yang datang melapor dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Terkait kejadian viral ini, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara pasti rangkaian peristiwa serta motif pengeroyokan tersebut.

"Di piket sudah ada perempuan yang melapor diduga korban yang diantar keluarganya. Saat ini masih dalam pemeriksaan," ujarnya, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, laporan tersebut sudah ditangani Satreskrim Polres Sampang.  Polisi masih mendalami untuk mengetahui identitas pihak-pihak yang terlibat serta motif di balik aksi kekerasan.

Polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut