Wali Murid Demo Dinas Pendidikan Pasuruan, Protes SPMB yang Dinilai Membingungkan
PASURUAN, iNews.id - Sejumlah wali murid SMA menggelar unjuk rasa di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan, Senin (22/6/2026). Mereka memprotes sistem penerimaan murid baru atau SPMB 2026 yang dinilai membingungkan dan menyulitkan proses pendaftaran.
Aksi tersebut digelar di depan kantor cabang dinas yang berada di Jalan Dokter Wahidin Sudiro Husodo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Puluhan wali murid datang sambil membawa poster bernada kekecewaan.
Mereka menyampaikan aspirasi terkait proses penerimaan siswa baru di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan. Massa menilai sistem yang berjalan menyulitkan wali murid saat mendaftarkan anak ke sekolah.
Selain itu, pengunjuk rasa juga menyoroti dugaan praktik jual beli kursi untuk masuk SMA negeri. Mereka menyebut ada dugaan biaya antara Rp5 juta hingga Rp20 juta per murid baru.
Setelah menyampaikan aspirasi, sejumlah pengunjuk rasa menancapkan poster sindiran di depan kantor. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pendidikan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.