Pimpin Pembagian Bendera, Bupati Landak Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Kurangi Pelayanan
"Bapak-Ibu memang sedang dalam situasi efisiensi, pemotongan anggaran, ini dan itu, tetapi pelayanan kita kepada masyarakat tidak boleh berkurang," tuturnya.
Lebih lanjut, dia mengajak seluruh elemen masyarakat yang berpegang teguh pada nilai-nilai kekeluargaan tradisional untuk saling bahu-membahu.
"Dalam situasi yang serba sulit dan penuh tantangan ini, kita berharap sebagai bangsa Indonesia kita tetap bersatu. Situasi yang sulit ini akan bisa kita lalui jika kita memiliki kekompakan, empati, kebersamaan, dan gotong royong," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Yosef mengungkapkan bahwa pengadaan ribuan bendera dalam kegiatan ini murni berasal dari kolaborasi bersama pihak ketiga, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Tidak ada pembiayaan khusus yang dianggarkan dalam kegiatan ini. Semua berasal dari hasil partisipasi bantuan dari Forum CSR dan pihak swasta di Kabupaten Landak, sehingga seluruhnya terkumpul sebanyak 3.677 lembar bendera merah putih," ucapnya.
Kegiatan ini secara resmi dimulai dengan penyerahan bendera secara simbolis oleh Bupati Landak yang didampingi oleh unsur Forkopimda kepada para Camat dan Kepala Desa, untuk selanjutnya dikibarkan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Landak hingga 31 Agustus mendatang.
Editor: Rizqa Leony Putri