Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, 271 Sekolah di Banjar Terapkan PJJ
MARTAPURA, iNews.id – Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dan sekitarnya semakin mengancam kesehatan masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, sebanyak 271 sekolah di Kabupaten Banjar, mengajukan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) serta penyesuaian jam belajar.
Kebijakan ini diambil Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar demi melindungi para siswa dan tenaga pendidik dari bahaya paparan asap pekat serta penurunan kualitas udara.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny menjelaskan, sekolah-sekolah yang mengajukan izin PJJ merupakan satuan pendidikan yang berada di kawasan dengan tingkat kepakatan kabut asap terparah.
Bagi sekolah di wilayah dengan paparan kabut asap kategori sedang, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka tetap berjalan namun jam masuk diundur menjadi pukul 09.00 WITA.
"Sekolah yang mengajukan PJJ berada di wilayah yang terdampak kabut asap cukup parah. Sedangkan untuk daerah yang tidak terlalu parah, kami minta dilakukan pemunduran jam belajar sebagai langkah antisipasi," ujar Kadisdik Banjar, Liana Penny, Selasa (1/9/2026).
Langkah penyesuaian kegiatan sekolah ini diambil untuk mengantisipasi potensi tingginya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak-anak sekolah.