Sosok Kapolda Kalsel Brigjen Andi Rian Djajadi, Bongkar Kasus Ferdy Sambo hingga FPI
Andi lalu ditarik menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut sebelum akhirnya dimutasi ke Mabes Polri menjadi Wadirtipidum Bareskrim Polri.
Namun, Andi ditugaskan kembali sebagai Dirkrimum Polda Sumut. Ketika itu dia berpangkat Kombes dan memimpin kasus pembunuhan berencana Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin. Dia berhasil membongkar nama-nama pembunuh Hakim Jamaluddin yakni Zuraida Hanum (istrinya), M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi.
Pada Juli 2020, Andi Rian pecah bintang ketika diangkat menjadi Karokorwas PPNS Bareskrim Polri menggantikan Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang dicopot terkait pembuatan surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra.
Hanya empat bulan, mantan Dirkrimum Polda Sumut itu mengisi jabatan strategis di Bareskrim sebagai Ditipidum Bareskrim semasa Kapolri Jenderal Idham Azis.
Brigjen Andi Rian Djajadi semakin dikenal publik setelah ditunjuk memimpin pemeriksaan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo yang sudah dipecat menjadi anggota Polri terkait kasus pembunuhan Brigadir J.
Atas prestasinya itu, Brigjen Andi Rian Djajadi dilantik Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolda Kalsel. Dia menggantikan Irjen Pol Rikwanto, yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri.
Editor: Kastolani Marzuki