Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Kembali Selimuti Palangka Raya, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap Menipis, Warga Palangka Raya Padati CFD dan Lepas Masker

Minggu, 08 November 2026 - 13:21:00 WIB
Kabut Asap Menipis, Warga Palangka Raya Padati CFD dan Lepas Masker
Warga Kota Palangka Raya kembali memadati kawasan car free day (CFD) dan melepas masker seiring menipisnya kabut asap karhutla. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

PALANGKA RAYA, iNews.id – Kawasan Hari Bebas Kendaraan atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali dipadati warga pada Minggu (8/11/2026) pagi. 

Pemandangan ini terjadi setelah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menipis drastis menyusul guyuran hujan yang membasahi wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. 

Membaiknya kualitas udara dimanfaatkan masyarakat untuk kembali beraktivitas di luar ruangan. Mereka berbondong-bondong datang bersama keluarga untuk berolahraga, jalan santai, hingga bersantai menikmati suasana akhir pekan. 

Tak hanya berolahraga, para pengunjung juga tampak antusias berburu berbagai sajian kuliner yang dijajakan para pedagang UMKM di sepanjang area CFD. 

Suasana Minggu pagi kali ini memang jauh berbeda dibandingkan beberapa pekan sebelumnya, saat kabut asap pekat sempat menyelimuti Kota Palangka Raya dan melumpuhkan aktivitas ruang terbuka warga. Seiring membaiknya indikator udara, mayoritas pengunjung kini bahkan terlihat sudah nyaman beraktivitas tanpa perlu mengenakan masker. 

Kondisi tersebut disambut gembira masyarakat maupun para pedagang yang berjualan di area CFD. Seorang warga, Alya, mengaku lega karena dapat kembali menikmati udara segar setelah sekian lama terkungkung kabut asap.

Aziza, pedagang kuliner di lokasi CFD, menyebut omzet penjualannya mulai kembali terangkat seiring melonjaknya jumlah pengunjung.

Meskipun kualitas udara telah membaik, warga dan pedagang berharap agar hujan terus mengguyur wilayah Palangka Raya.

Sehingga, bisa memadamkan sisa-sisa titik api karhutla yang masih berpotensi menyala di dalam tanah gambut, sehingga kabut asap tidak kembali mengepung kota.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut