Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 107 Ribu Hektare Lahan Terdampak Karhutla, 43 Helikopter Dikerahkan Padamkan Api
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Tambah Helikopter Water Bombing

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:34:00 WIB
Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Tambah Helikopter Water Bombing
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

PALANGKA RAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov)Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau dan cuaca panas. Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari koordinasi dengan berbagai unsur terkait hingga penambahan armada helikopter water bombing.

Karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng. Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi beberapa wilayah yang mengalami kebakaran cukup parah.

Kondisi cuaca panas dan kering serta minimnya curah hujan membuat lahan mudah terbakar dan api cepat merambat. Pemerintah daerah pun memperkuat upaya pemadaman untuk mencegah kebakaran meluas dan mengantisipasi munculnya kabut asap.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran turut turun langsung ke lokasi karhutla, salah satunya di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. Wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi dengan kebakaran lahan yang cukup luas.

"Sudah kita lakukan (penambahan helikopter water bombing), yang utama itu di Sampit dan Pulang Pisau," ujar Agustiar, Selasa (11/8/2026).

Selain memantau kondisi di lapangan, dia juga ikut dalam upaya pemadaman bersama petugas. PemprovKalteng juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan unsur terkait untuk memperkuat operasi penanganan karhutla.

Salah satu langkah yang dilakukan, menambah armada helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penambahan armada ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemadaman dari udara.

Selain pemadaman dari udara, operasi modifikasi cuaca juga dilakukan untuk memicu turunnya hujan di wilayah yang membutuhkan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi meluasnya kebakaran.

Berbagai upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan karhutla di Kalteng sehingga api tidak semakin meluas dan kabut asap tidak menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut