Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hutan dan Lahan di Kotim, 9 Titik Panas Terdeteksi
Advertisement . Scroll to see content

18 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Sebaran Wilayahnya

Selasa, 29 November 2022 - 09:22:00 WIB
18 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Sebaran Wilayahnya
BMKG Stasiun Balikpapan mendeteksi ada 18 titik panas di wilayah Kalimantan Timur. (Foto: Ilustrsi titik panas/ist)
Advertisement . Scroll to see content

Meski sudah masuk musim hujan, lanjutnya, tidak terus-menerus terjadi hujan, ada potensi beberapa hari mengalami panas.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan untuk menghindari titik panas.

Kata dia, Sebanyak 18 titik panas yang pihaknya deteksi tersebut tersebar pada empat kabupaten, yakni Kabupaten Paser dan Kutai Barat masing-masing ada tiga titik, Kutai Kartanegara ada tujuh,  dan Kutai Timur ada lima.

Ia merinci, tiga titik panas di Kutai Barat berada di Kecamatan Penyinggahan (1) dan Siluq Ngurai (2), semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Di Kabupaten Paser terdeteksi tiga titik panas, tersebar di Kecamatan Batu Sopang (1) dan Muara Samu (2), ketiganya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara terdeteksi tujuh titik panas, tersebar di Kecamatan Kenohan (1), Loa Kulu dan Samboja masing-masing tiga titik, semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Di Kabupaten Kutai Timur terdeteksi lima titik panas, tersebar di Kecamatan Bengalon dan Kaubun masing-masing dua titik, Kecamatan Rantau Pulung satu titik, semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Ia menambahkan, sebaran 18 titik panas tersebut telah disampaikan ke instansi terkait, terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten masing-masing agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Editor: Candra Setia Budi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut