“Kami sudah memeriksa beberapa saksi untuk mengetahui motif kelalaiannya itu bagaimana. Dari keterangan salah satu penjaga rumah, yang bersangkutan meninggalkan anak itu kurang lebih lima menit untuk buang air. Begitu buang air selesai, balik lagi ke tempat anak itu, anak itu sudah enggak ada,” ujarnya.
Mayat Balita Tanpa Kepala dan Tangan di Samarinda Ditemukan Mengapung di Parit
Dia mengatakan, polisi juga akan memeriksa saksi-saksi lain untuk memastikan penyebab korban tewas. Penyidik masih terus mencari alat bukti. “Keterangan dari yang lain-lain nanti masih kami dalami,” ujar Arif Budiman.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda AKP Damus Asa sebelumnya juga mengatakan, penyidik memeriksa delapan saksi dalam kasus penemuan jasad balita tanpa kepala itu. Pemeriksaan ini dilakukan setelah polisi melakukan prarekonstruksi di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan Abdul Wahab Syahranie, Samarinda, Kaltim, Senin (9/12/2019).
Editor: Maria Christina