Rukun Iman dan Rukun Islam Lengkap dengan Maknanya
Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Islam dibangun di atas lima (tonggak): Syahadat Laa ilaaha illa Allah dan (syahadat) Muhammad Rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, hajji, dan puasa Ramadhan”. [HR Bukhari, no. 8].
Semua perintah yang disinggung dalam redaksi salah satu hadits tersebut juga telah disampaikan di dalam Al Quran.
1. Syahadat
Bersyahadat adalah bukti awal keimanan seseorang terhadap islam. Kalimat syahadat bermakna mengakui keesaan Allah dan menerima ajaran Rasulullah Muhammad SAW sebagai utusan Allah.
Legitimasi awal ini bukan hanya mengarahkan seorang muslim pada kemampuan mengucapkan Syahadat di lisan saja, tetapi akan bermuara di hati dan juga pembuktiannya yang terwujud pada realitas sikap, perilaku dan perbuatan.
Dalil syahadat adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
﴿شَهِدَ اللهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ﴾