Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan
Advertisement . Scroll to see content

Imigrasi Bongkar TPPO Berkedok Pernikahan Perempuan Indonesia dengan WN China di Lampung

Senin, 02 November 2026 - 14:27:00 WIB
Imigrasi Bongkar TPPO Berkedok Pernikahan Perempuan Indonesia dengan WN China di Lampung
Petugas Imigrasi Bandar Lampung mengungkap dugaan perdagangan orang dengan modus pernikahan pesanan yang melibatkan WNA China dan perempuan Indonesia. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANDAR LAMPUNG, iNews.id - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus pernikahan pesanan yang melibatkan warga negara China dan perempuan Indonesia. Dalam kasus ini, seorang warga Indonesia diduga menjadi perantara yang menawarkan perempuan untuk dinikahi warga asing dengan imbalan puluhan juta rupiah.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti tim intelijen keimigrasian. Dari hasil penelusuran, petugas menemukan indikasi praktik pernikahan pesanan yang melibatkan empat warga negara asing (WNA) asal China berinisial RC, DC, YH, dan SD serta dua warga Indonesia berinisial MS dan STP.

Praktik tersebut diduga diatur melalui perantara yang menawarkan perempuan Indonesia untuk menjadi pasangan pernikahan bagi WNA.

"Melaksanakan pemeriksaan keimigrasian terhadap empat orang WNA berkebangsaan Tiongkok (China) serta dua orang warga Negara Indonesia terkait dugaan praktik perkawinan pesanan yang terindikasi dengan TPPO," ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Lampung, Nur Raisha Pujiastuti dalam konferensi pers, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan kronologi sementara, salah satu pernikahan pesanan berlangsung pada 27 Oktober 2026. Kedua pihak disebut telah saling mengenal sejak April 2026.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut