Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tetapkan 9 Tersangka TPPO ABK KM Maulana, Ada Pemilik hingga Kapten Kapal
Advertisement . Scroll to see content

TPPO Modus Prostitusi Online di Jatim Terbongkar, Polisi Sita 38 Kondom

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:08:00 WIB
TPPO Modus Prostitusi Online di Jatim Terbongkar, Polisi Sita 38 Kondom
Polda Jawa Timur mengungkap dugaan TPPO bermodus prostitusi online di Surabaya dan Sidoarjo. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Seorang perempuan berusia 19 tahun asal Sumatera Selatan diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus tawaran pekerjaan bergaji Rp8 juta per bulan. Korban diduga justru dieksploitasi secara seksual melalui praktik prostitusi daring di wilayah Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polda Jatim menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni perempuan berinisial ADR asal Sidoarjo dan laki-laki berinisial AA asal Sukabumi. Keduanya diduga memiliki peran berbeda dalam perekrutan dan eksploitasi korban.

Kasus tersebut diungkap dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (15/10/2026), yang disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Dirres PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum.

Kombes Abast mengatakan, pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan, dari perdagangan orang dan eksploitasi.

“Kami mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang, khususnya dengan modus eksploitasi ekonomi dan seksual yang terjadi di wilayah hukum Polda Jawa Timur. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama mereka yang berada dalam posisi rentan,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut