Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut
Advertisement . Scroll to see content

Korban Penyiksaan Ibu Tiri di Bandar Lampung Trauma, Keluarga Berharap Ada Terapi Mental

Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:25:00 WIB
Korban Penyiksaan Ibu Tiri di Bandar Lampung Trauma, Keluarga Berharap Ada Terapi Mental
Tangan AM yang melepuh usai dibakar di atas kompor gas oleh ibu tiri di Pesawaran, Lampung. (Foto: iNews/Andres Afandi)
Advertisement . Scroll to see content

AM mengaku kerap disiksa ibu tirinya saat ayah kandung yang bekerja sebagai nelayan tengah melaut. Tak hanya dipukul dengan benda keras, korban juga sering diinjak, dibenturkan ke papan bahkan diikat dengan tali di tiang rumah.

“Kalau ga ada Bapak, saya digebukin. Kadang dikasih makan kadang ga. Mau makan kue ga boleh, terus dipukul,” kata AM.

Puncak penyiksaan terjadi Rabu (20/11/2019) lalu. Tangan korban dibakar di atas kompor gas oleh pelaku, kemudian AM diperintahkan berendam di air pantai.

Kini keluarga AM berharap ada bantuan dari pemerintah dalam bentuk pendampingan atau terapi mental untuk korban. Rosita berharap, rasa trauma berkepajangan yang dialami keponakannya dapat segera diatasi.

Sebelumnya, tangan seorang anak laki-laki dibakar ibu tiri langsung di atas kompor di Pesarawan, Lampung. Akibatnya, tangan korban melepuh dan cacat permanen. Peristiwa ini terjadi di Desa Sukajaya Laut, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (20/11/2019).

Korban yang sudah jadi anak yatim ini sempat mendapatkan perawatan di Puskesman Kedaung, namun dirujuk ke RSUD Tjokrodipo Bandar Lampung. Kini korban tinggal bersama bibi dan enggan pulang ke rumah bapak.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut