Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Niat Puasa Dzulhijjah Sekaligus Puasa Senin Kamis, Teks Arab dan Artinya
Advertisement . Scroll to see content

Niat Puasa Rajab Sekaligus Puasa Senin Kamis, Arab, Latin, Artinya

Selasa, 31 Desember 2024 - 19:13:00 WIB
Niat Puasa Rajab Sekaligus Puasa Senin Kamis, Arab, Latin, Artinya
Ilustrasi niat puasa rajab sekaligus puasa senin kamis. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Berikut bacaan niat puasa Rajab sekaligus puasa Senin Kamis untuk Muslim amalkan. 

Bulan Rajab menjadi momentum tepat untuk memperbanyak amalan ibadah. Salah satunya puasa Rajab dan puasa sunnah lainnya. 

Puasa Rajab dimulai dari tanggal 1 Rajab yang bertepatan dengan hari Rabu, 1 Januari 2025. 

Ustaz Hanif Luthfi Lc dalam bukunya berjudul "Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan, puasa sunnah Rajab bisa digabung bersamaan dengan puasa sunnah lainnya ketika bersamaan dalam satu hari. 

Sebagaimana puasa 9 hari pertama bulan Dzulhijjah bisa diniatkan bersama dengan puasa Dawud atau puasa Senin-Kamis.

Imam An-Nawawi berkata di Al-Majmu‘, ‘Ini yang disebutkan secara mutlak oleh ulama Syafi’iyyah. Semestinya disyaratkan ta’yin (penyebutan nama puasa di niat) dalam puasa rawatib seperti puasa ‘Arafah, puasa Asyura, puasa bidh (13,14, 15 setiap bulan Hijriyah), dan puasa enam hari Syawwal seperti ta’yin dalam shalat rawatib’.

Jawabnya, puasa pada hari-hari tersebut sudah diatur berdasarkan waktunya. Tetapi kalau seseorang berniat puasa lain di waktuwaktu tersebut, maka ia telah mendapat keutamaan sunah puasa rawatib tersebut. Hal ini serupa dengan shalat tahiyyatul masjid.

Karena tujuan dari perintah puasa rawatib itu adalah pelaksanaan puasanya itu sendiri terlepas apapun niat puasanya. 

Bagi Muslim yang belum mengetahui bacaan niatnya, berikut lafal niat Puasa Rajab digabung dengan Puasa Senin Kamis. 

Niat Puasa Rajab Sekaligus Puasa Senin Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِفِى شَهْرِ رَجَبِ   

وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu Shouma Ghadin 'An adaai sunnati Fii Syahri Rajabi wa an shouma yaumal khomisi lillahi Ta'alaa

"Saya niat puasa sunnah Rajab esok hari dan puasa hari Kamis karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Rajab ini boleh dilakukan pada pagi atau siang hari dengan catatan belum makan dan minum sejak pagi lalu terbersit keinginan untuk berpuasa. 

Sedangkan pada puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha dan puasa kaffarah atau puasa nadzar wajib dilakukan pada malam hari sebelum masuk waktu shubuh. 

Istilah yang sering digunakan adalah tabyiatunniyah, atau memabitkan niat. Maksudnya, di malam hari seseorang sudah harus berniat bahwa besoknya dirinya akan melaksanakan puasa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut