YOGYAKARTA, iNews.id - Bacaan niat Puasa Muharram sekaligus Puasa Senin Kamis banyak dicari umat Muslim. Menggabungkan dua puasa sunnah ini diperbolehkan dalam fikih Islam demi meraih keutamaan di bulan yang mulia.
Puasa Muharram merupakan sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan, sehingga sayang jika dilewatkan. Puasa sunnah di Bulan Muharram ini boleh dikerjakan pada awal, tengah maupun akhir bulan. Namun, ada puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan di Bulan Muharram ini, yakni Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.
12 Amalan Bulan Muharram Sesuai Sunnah, Dari Penghapus Dosa hingga Dipanjangkan Umur
Ustaz Muhammad Ajib MA dari rumah Fiqih Indonesia menjelaskan, puasa di bulan haram salah satunya Muharram sangat disunnahkan untuk dikerjakan.
Jumhur ulama dari tiga madzhab yakni Hanafi, Maliki dan Hambali juga sepakat dengan kesunnahan puasa Muharram.
10 Keutamaan Bulan Muharram bagi Umat Islam, Nomor 5 Paling Istimewa
Dia menjelaskan, Imam An Nawawi, para ulama Syafi'iyah berkata di antara puasa yang mustahab yang dianjurkan yaitu puasa di bulan-bulan haram yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Dari empat bulan itu yang paling afdhal atau utama yaitu puasa di Bulan Muharram. Syeikh Nawawi Al Bantani dalam kitabnya Nihayatuz Zain mengatakan, puasa sunnah yang levelnya tinggi atau dianjurkan di antaranya puasa Arafah dan puasa-puasa di Bulan Haram.
"Di Bulan Muharram itu diperbanyak puasa sunnah. boleh dilakukan kapan pun tanggal 1 , 2 atau tengah2 bulan. Puasa Muharam bukan hanya tanggal 9-10 saja. Selain kedua tanggal itu juga sangat dianjurkan. Misalnya tanggal 1 Muharram yang merupakan penanda tahun baru Islam," katanya.
Menggabungkan 2 Ibadah Puasa
Ustaz Hanif Luthfi Lc dalam bukunya berjudul "Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan, puasa sunnah bisa digabung bersamaan dengan puasa sunnah lainnya ketika bersamaan dalam satu hari.
Hukum menggabungkan ibadah sunnah dengan ibadah sunnah lainnya dibolehkan oleh ulama. Karena itu, banyak Muslim yang memanfaatkan momentum tertentu seperti Puasa Muharram dengan menggabungkan puasa senin-kamis. Keutamaannya akan mendapat dua pahala sekaligus. Yakni, pahala puasa Muharram dan pahala puasa Senin-Kamis.
Imam An-Nawawi berkata di Al-Majmu‘, ‘Ini yang disebutkan secara mutlak oleh ulama Syafi’iyyah. Semestinya disyaratkan ta’yin (penyebutan nama puasa di niat) dalam puasa rawatib seperti puasa ‘Arafah, puasa Asyura, puasa bidh (13,14, 15 setiap bulan Hijriyah), dan puasa enam hari Syawwal seperti ta’yin dalam shalat rawatib’. Jawabnya, puasa pada hari-hari tersebut sudah diatur berdasarkan waktunya. Tetapi kalau seseorang berniat puasa lain di waktu-waktu tersebut, maka ia telah mendapat keutamaan sunah puasa rawatib tersebut.
Sebelum menjalankan ibadah puasa Muharram ada baiknya mengetahui bacaan niatnya agar semakin mantap dalam beribadah.
Berikut Bacaan Niat Puasa Muharram digabung dengan Puasa Senin-Kamis, Arab, Latin dan Artinya:
Niat Puasa Muharram Sekaligus Puasa Senin Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْس وَشَهْرِمُحَرَّمَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu Shouma Yaumal khamis) wa syahri Muharam Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa
Artinya: Saya niat puasa pada hari Kamis dan puasa bulan Muharram, sunah karena Allah Ta’aala.