Sumber Air di Way Kambas Mengering, 5 Harimau Terekam Kamera Minum dari Baskom
Dia menjelaskan, kondisi sumber air di kawasan hutan mulai terdampak kemarau panjang. Penyediaan air tambahan dilakukan sebagai upaya menjaga kebutuhan satwa liar selama musim kering.
"Kalau lihat dari fisik masih bagus walaupun sekarang kemarau panjang dan teman-teman memang rutin menyediakan tempat minum bagi satwa dan di sana kita pasang kamera," ucapnya.
Berdasarkan data Balai Taman Nasional Way Kambas, populasi harimau Sumatera di kawasan tersebut diperkirakan mencapai 20 hingga 25 ekor.
Selain harimau Sumatera, kawasan konservasi ini juga menjadi habitat sejumlah satwa liar jenis kucing lainnya. Di antaranya macan dahan dan kucing emas yang hidup di zona inti dan rimba kawasan hutan.
Kondisi kekeringan ini menjadi perhatian petugas untuk memastikan ketersediaan air bagi satwa liar tetap terjaga selama kemarau berlangsung.
Editor: Kurnia Illahi