Zabban selanjutnya mencari sumber bau tersebut dan mendapati lantai dua rumah sudah ada api. Melihat kobaran api yang membesar, korban membangunkan anak-anaknya yang saat itu masih tertidur untuk keluar dari rumah dan menyelamatkan diri.
Warga setempat yang melihat kejadian kemudian membantu dan berupaya untuk memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Namun kobaran api terus membesar dan menghanguskan seisi rumahnya. Api juga merembet ke tiga rumah warga lainnya.
Saksi lainnya Sulaiman Zabban menjelaskan, saat terjadi kebakaran dia sedang tidur bersama salah satu cucunya. Ketika itu dia mendengar teriakan warga jika terjadi kebakaran.
Mendengar hal tersebut, korban langsung terbangun dan melihat asal api dari rumah tetangganya. Api kemudian merembet ke rumahnya sehingga dia berusaha menyelamatkan diri.
"Dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek listrik pada lantai dua rumah milik Aba Sehan Zabban," kata Julkismo.
Sementara dua korban yang meninggal dunia telah dimakamkan pada pukul 16:00 WIT di TPU Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Keluarga korban menolak autopsi sehingga dibuatkan surat pernyataan penolakan.
Editor: Donald Karouw