“Sampai saat ini tim SAR gabungan terus melakukan pencarian ke-13 korban tersebut,” katanya.
Dia menambahkan, Basarnas Ternate saat ini mendapatkan dukungan personel dari Lantamal Ambon yang mengirimkan dua armada yakni KN Albakora dan KN Ular Lau. Sedangkan sedangkan Kamla Sulawesi Utara mengirimkan armada KN Gajah Laut untuk melakukan pencarian para korban.
KM Cahaya Arafah sebelumnya dilaporkan tenggelam di Perairan Pulau Tokaka, Halmahera Selatan saat berlayar dari Ternate menuju Gane Barat pada Senin (18/7/2022) 2022.
Dalam pencarian itu, sejumlah unsur terlibat di antaranya Basarnas Ternate, Polairud Polda Malut, BPBD Provinsi Malut, BPBD Halsel, Pos AL Bacan, Polsek Tokaka dan masyarakat setempat.
Sementara itu, Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Ternate, menyatakan, kapal KM Cahaya Arafah rute Ternate-Halmahera Selatan dengan membawa 66 orang penumpang tenggelam di Perairan Tokaka, Gane Barat.
KM Cahaya Arafah berangkat dari Pelabuhan Bastiong Ternate pada Senin (18/7) sekitar pukul 08.30 WIT sebelum adanya surat penundaan aktivitas pelayaran yang dikeluarkan KSOP dan pukul 18.12 Wit dan diinformasikan tenggelam di Perairan Tokaka Pulau Halmahera Selatan akibat dihantam gelombang laut.
Editor: Kastolani Marzuki