Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Biadab! Pelajar SMA di Luwu Timur Bunuh Gadis Tetangga gegara Cinta Tak Sampai
Advertisement . Scroll to see content

Profil Aditya Hanafi ASN BPS yang Bunuh Temannya Demi Bayar Utang Pinjol dan Biaya Nikah

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:02:00 WIB
Profil Aditya Hanafi ASN BPS yang Bunuh Temannya Demi Bayar Utang Pinjol dan Biaya Nikah
Profil aditya hanafi ASN BPS, ilustrasi pembunuhan (Foto: Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

Pernikahan ini seharusnya menjadi momen bahagia, tapi justru menjadi pemicu utama tragedi. Aditya sering kali terlihat sibuk dengan persiapan nikah, tapi tak seorang pun tahu bahwa dia nekat mencari jalan pintas untuk membiayai semuanya.

Sebagai ASN golongan rendah di BPS, gaji Aditya diperkirakan berada di kisaran standar pegawai negeri, sekitar Rp4-6 juta per bulan, tergantung tunjangan daerah terpencil seperti Halmahera. Namun, ini tidak cukup untuk menutupi gaya hidupnya yang boros, apalagi dengan beban utang yang terus bertambah. 


Banyak kasus serupa menunjukkan bagaimana pinjol dengan bunga tinggi bisa menjerat orang-orang berpenghasilan tetap, dan Aditya menjadi salah satu korban dari jebakan itu. Latar belakangnya yang sederhana, tanpa dukungan finansial kuat dari keluarga, semakin memperburuk situasi.

Kronologi Pembunuhan yang Mengerikan

Kisah tragis ini dimulai pada pertengahan Juli 2025, ketika Aditya Hanafi kembali ke Halmahera Timur sendirian setelah mempersiapkan pernikahan di Ternate. Pada 16 Juli, dia mendatangi Karya Listiyanti Pertiwi, atau yang akrab disapa Tiwi, seorang rekan kerja berusia 30 tahun yang tinggal serumah dengan calon istrinya, Almira. 

Aditya meminta pinjam uang sebesar Rp30 juta untuk biaya nikah, tapi Tiwi menolak dengan sopan. Penolakan ini tampaknya menjadi titik balik yang membuat Aditya gelap mata.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut