Banyak Warga Tak Ber-KTP Lobar, Dr Syam Soroti Dampaknya ke Fiskal Daerah
“Saya saja ini contohnya selalu dibilang orang luar, tetapi buktinya saya membuktikan komitmenn saya ber-KTP Lobar dan tinggal di Lobar. Pajak-pajak saya bayar di Lobar,” tegas Ketua DPD Partai Perindo Lombok Barat tersebut.
Dia menjelaskan, pilihan domisili juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika seseorang tinggal di Mataram, misalnya, aktivitas belanja dan pembayaran pajak yang menyertainya dinilai lebih banyak berlangsung di wilayah tersebut.
Persoalan tersebut juga bersinggungan dengan perhatian Partai Perindo terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Dalam arah politiknya, Partai Perindo menempatkan diri sebagai partai pro ekonomi yang mendorong ekonomi kerakyatan, dengan perhatian pada aktivitas ekonomi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, Dr Syam menawarkan solusi bagi pejabat Pemkab Lombok Barat yang masih tinggal di Mataram. Mereka tetap dapat tinggal di sana, tetapi diminta memiliki KTP serta rumah tempat tinggal di Lombok Barat.
“Segera pindah KTP ke Lobar dan saya minta kepala dinas dukcapil ayo Kita dorong teman-teman pejabat Lobar ini segera pindahkan KTP-nya. Bisa sehari kok pindah KTP,” ujarnya.