Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! BMKG Sebut Suara Dentuman Hebohkan Bandung Bukan dari Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: Waspadai Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Samudra Hindia Selatan Jawa-NTB

Selasa, 22 Juni 2021 - 14:10:00 WIB
BMKG: Waspadai Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Samudra Hindia Selatan Jawa-NTB
Ilustrasi gelombang tinggi. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia lainnya di antaranya perairan utara Sabang, perairan barat Sumatra, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda, perairan selatan Jawa - Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Sumba dan Laut Arafuru.

"Gelombang yang sangat tinggi kisaran 4 - 6 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa - NTB," kata BMKG.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

Bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Sementara kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar perlu mewaspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter. 

"Kami mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata BMKG.                                                                                                                            

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut