Kapolda NTB M Iqbal Cetuskan Strategi Tactical Floor Game Tekan Penularan Covid-19
“Pemerintah provinsi tidak bisa bekerja sendiri, semua stakeholder harus membantu men-support pemerintah. Supporting system yang kita lakukan dengan segala daya upaya hari ini. Sudah hampir satu tahun lebih dunia dilanda pandemik Covid-19, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tetapi hari ini, di tribun yang sederhana ini menjadi jawaban,” katanya.
Mantan Kadiv Humas Polri ini menerangkan metode TFG akan diimplementasikan pada seluruh aspek penanganan Covid-19. Antara lain pada manajemen rumah sakit, manajemen krisis di objek vital seperti bandara dan pelabuhan, hingga tempat wisata atau titik-titik yang berpotensi terjadinya kerumunan.
“Kita tidak pernah lelah untuk melakukan upaya-upaya penanggulangan Covid-19. kita semua ingin Provinsi Nusa Tenggara Barat hadir sebagai perwujudan negara untuk seluruh masyarakat, agar apabila hal-hal yang tidak diinginkan, terburuk sekalipun,” ujar Irjen Iqbal.
“Dengan konsep TFG ini kita ingin di Provinsi NTB siap pada semua aspek. Contoh manajemen rumah sakit sudah siap, ketersediaan tempat tidur sudah siap, kuantitas & kualitas tabung oksigen, obat2an, ambulance dll sudah siap,” sambung dia.
Di bandara dan pelabuhan, kata Irjen Iqbal, metode TFG diterapkan dengan bagaimana penerapan dan penegakan disiplin protokol kesehatan terlaksana dengan efektif. “Hotel-hotel dan tempat-tempat wisata juga mutlak harus siap mengantispasi sikon terburuk sekalipun,” tutur Irjen Iqbal.