Mengatasi Stunting, Kemenkominfo Mengajak Remaja untuk Penuhi Nutrisi dan Terapkan Sanitasi
Senada dengan pandangan Dwi, Dokter Spesialis Gizi Sylvia Irawati menerangkan, stunting adalah keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang salah satu faktor penyebabnya adalah kekurangan nutrisi dan kurangnya penerapan sanitasi dengan baik.
“Stunting ini tidak hanya terjadi para anak-anak yang berperawakan pendek, tetapi juga ada infeksi yang berulang. Infeksi inilah yang erat kaitannya dengan sanitasi yang utamanya ditularkan melalui makanan atau istilahnya adalah Food Borne Disease” ujarnya.
Sylvia juga menuturkan, sanitasi yang ideal dibagi menjadi dua yaitu untuk buang air besar dan buang air kecil. Untuk buang air besar perlu jamban sehat, yaitu jamban yang tertutup, beratap, dan terdapat penampungan yang tertutup supaya tidak ada kontaminasi hewan yang bisa menularkan.
Kemudian, untuk buang air kecil perlu diperhatikan karena jangan sampai limbah cairan ini dapat mengontaminasi air minum. Oleh karena itu perlu ada jarak yang sesuai antara sumber air bersih dengan jamban atau saluran pembuangan setidaknya 10 meter.
Penerapan sanitasi yang baik bisa dimulai dari hal kecil, misalnya, memasak air sebelum diminum untuk membunuh kuman dan parasit, serta kebiasaan mencuci tangan pakai sabun.